Nurdin M Top

Noordin M Top Di Tangkap Anak TK

Puluhan murid taman kanak-kanak (TK) di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Minggu, mengikuti lomba menangkap bebek dan ikan gabus yang diberi nama teroris, Noordin M Top dan Osama Bin Laden dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ini sebagai salah satu bentuk pendidikan kepada anak-anak, bahwa teroris harus dibasmi dari muka bumi ini karena meresahkan warga,” kata panitia lomba tangkap bebek, Sufyan Rasidi, Minggu.

Karena dikejar puluhan anak, “Noordin M Top” dan “Osama Bin Laden” semakin terdesak. Setelah terpojok dan terdesak, kedua teroris tersebut akhirnya tidak bisa berkutik dan anak-anak pun berhasil menangkap.

Selain itu, lanjut Sufyan, dipasangnya nama gembong teroris nomor satu di Indonesia dan dunia itu pada bebek yang akan ditangkap oleh peserta, dimaksudkan untuk memberi semangat pada aparat keamanan dalam memerangi aksi terorisme di negeri ini.

“Selaku warga negara dan cinta damai, kami berharap kegiatan lomba tangkap bebek dengan memberi nama Nordin M Tom ini akan memberikan semangat kepada polisi untuk menangkap buronan negara tersebut,” ungkapnya.

Selain menangkap bebek, sambung Sufyan, pihaknya juga menggelar lomba menangkap ikan gabus di sebuah kolam buatan, yang lokasi tak jauh dari lomba menangkap bebek yang diberi nama teroris.

Sementara itu, salah seorang peserta, Moch. Malik, mengatakan, dirinya sangat senang bisa ikut lomba menangkap bebek dan ikan gabus, meski ia tidak berhasil membawa pulang hadiah yang disediakan panitia.

“Kalau lomba bebeknya saya berhasil menangkap “Noordin M Top”, tapi lomba menangkap ikan gabus tidak bisa menangkap seekor ikan pun karena licin saat dipegang, sehingga ikan itu lepas lagi,” ujar Malik.(ant/waa)

http://erabaru.net/nasional/50-jakarta/3790-noordin-m-top-ditangkap-anak-tk


Alasan Noordin M Top Meledakkan Bom

VIVAnews – Orang yang diduga Noordin M Top tiba-tiba saja mengirim email yang berisi ancaman akan terus berjihad dan tidak akan berhenti, sebelum Amerika beserta sekutunya keluar dari Irak atau negara Islam lainnya.

Redaksi bagustv.com menerima e-mail dari seseorang yang mengaku Noordin M Top yang salah satu isinya tidak akan pernah menyerah sebelum amerika beserta sekutunya keluar dari irak atau negara islam lainnya. Kami mempunyai landasan mengapa kita akan terus meneror orang asing.

Berikut petikan pesan yang mengatasnamakan Noordin M Top :

Assalamualaikum Wr. Wb
Saya Noordin M Top mau membenarkan bahwa yang meninggal di temanggung Adalah Ibrohim Alias Boim. Sebenarnya saya memang pada waktu itu berada di Temanggung dengan kedua pengawal Saya dan Ibrohim, tetapi pada waktu Pegepungan saya berhasil lolos dari kepungan polisi.

Saya tidak akan pernah menyerah sebelum amerika beserta sekutunya keluar dari irak atau negara islam lainnya. Kami mempunyai landasan mengapa kita akan terus meneror orang asing:

1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia
2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini
3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia
4. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah. Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : “SARIYAH JABIR”

Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top
• VIVAnews : http://nasional.vivanews.com/news/read/82693-alasan_noordin_terus_meneror_orang_amerika


Video Proses Penyelunduan Bom ke Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton

Ini adalah video exclusive penyelundupan bom ke JW Marriot Dan Ritz Carlton


Markas Noordin M Top Ternyata Bekas Kamar Pembantu

Markas Nordin M top,ternyata, markas gembong teroris Noordin M Top yang terletak di Jalan Pondok Jaya I No 29, Pela Mampang, Mampang Prapatan, bekas kamar pembantu.

Rumah itu hanya seluas sekitar 30 meter persegi dan bersebelahan persis dengan rumah pemilik kontrakan suami-istri Wiwid dan Gondo. Menurut kesaksian warga setempat, Resti, awalnya kamar tersebut kumuh. Namun, ketika pembantu tersebut hengkang, kamar tersebut diperbaiki dan dijadikan kontrakan.

Kelompok Noordin sendiri merupakan pengontrak pertama. Sekilas, rumah tersebut sama dengan rumah-rumah lainnya. Tidak ada yang spesial sama sekali. Namun, siapa sangka, rumah bercat putih pucat tersebut sempat ditinggali Ibrohim dan Dani Dwi Permana, pelaku bom bunuh diri di hotel di Mega Kuningan, Jakarta.

Rumah tersebut kini kosong tanpa perabot. Kelompok Noordin, berdasarkan pengakuan Fredi, tetangga lainnya, hanya tinggal selama tiga minggu. Tidak ada garis polisi yang melintang di rumah tersebut, seperti layaknya di rumah Muhjahri di Temanggung, Jawa Tengah (Jateng).

Namun sayangnya, ketika hendak dimintai keterangan, sang empunya rumah kontrakan tersebut menutup pintu rapat-rapat. Begitu pula dengan Ibu RT 01 Linda, yang langsung mengambil langkah seribu begitu hendak diwawancarai. Linda hanya mengatakan, “(Pengontrak) sempat melapor,” ujarnya.

Atas nama siapa sang pengontrak melapor, Linda mengaku tidak tahu

sumber: surya online.co.id


Alasan Ibrohim Di Temanggung

Ibrohim telah dipersiapkan menjadi ‘calon bomber‘ rencana pemboman berikutnya, Cikeas.Hari ini 12 Agustus 2009 terkuak siapa pria yang tewas dalam penggerebekan di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung pada Sabtu 8 Agustus 2009 pagi. Pria tersebut adalah Ibrohim alias Boim, florist Hotel Ritz Carlton yang ternyata punya peran dominan dalam pengeboman di JW Marriott dan Ritz Carlton.

Menurut keterangan Amir Abdillah, Ibrohim sudah dipersiapkan sebagai ‘calon bomber‘ alias di Cikeas, kediaman Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, sempat diduga bahwa jenazah tersebut adalah gembong terorisme asal Malaysia, Noordin M Top yang lari ke Temanggung.

Jika Ibrohim sudah dipersiapkan sebagai ‘calon bomber‘ mengapa dia berada di Temanggung? “Dia sedang dipersiapkan, disembunyikan untuk persiapan,” kata Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis 13 Agustus 2009.

Bukan tanpa alasan Ibrohim berada di rumah Muzohri. “Kan dia buronan kita, makanya istilahnya ngumpetlah,” tambah dia.

Ibrohim menghilang pasca bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Selain Ibrohim, polisi juga telah menangkap Yayan yang juga diduga dipersiapkan menjadi ‘calon bomber’. “Tentunya akan dirilis kalau memang dia tidak terlibat, sementara dia [Yayan] tidak terlibat tapi dia sudah dapat direkrut jadi pengantin,” tambah dia.

Sebelumnya, Nanan mengatakan Ibrohim punya posisi penting dalam jaringan teroris Noordin M Top. “Ibrahim, perencana, mengatur, mengontrol pelaksanaan pengeboman di Marriott dan Ritz Carlton,” tambah Nanan.

Ibrohim bahkan menyiapkan bom berikutnya yaitu bom mobil dan bom rompi di safehouse di Jatiasih bekasi. Tujuannya, Istana Negara dan Puri Cikeas.
• VIVAnews


Daerah Daerah Basis Teroris Menurut Intelijen


Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Mayjen TNI Syafnil Armen mengatakan, tiga daerah yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur masih rawan menjadi basis atau persinggahan kelompok teroris.
“Tetap di tiga daerah itu. Karenanya, kami tetap akan memfokuskan penanganan terorisme di tiga daerah itu, tanpa mengabaikan kemungkinan di daerah lain,” katanya ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa. Ditemui usai menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Pratama, Syafnil mengemukakan, kemungkinan ketiga daerah itu menjadi basis atau persinggahan teroris.

“Itu sudah lama terdeteksi, namun kami kan harus menganalisa dan mengkaji secara benar, sebelum kemudian dilaporkan dan dikoordinasikan kepada Polri dan instansi terkait lainnya. Koordinasi antara intelijen TNI dan Polri sudah berjalan baik,” katanya

Dikemukakannya, setelah penyergapan sejumlah sarang teroris seperti di Jakarta Utara, Bekasi dan Temanggung, situasi keamanan nasional relatif kondusif dan makin baik.

“Ya memang kita masih menunggu hasil tes DNA, apakah yang tertembak di Temanggung itu adalah Noordin M Top. Namun situasi keamanan nasional baik dan kondusif, meski kita tetap waspada,” ujar Syafnil.

Ia menegaskan, seluruh informasi intelijen yang diperoleh BAIS selalu dilaporkan secara berjenjang hingga ke Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan untuk kemudian dikoordinasikan kepada pihak Polri untuk ditindaklanjuti.

“Saat ini kondisinya tertib sipil di seluruh wilayah Indonesia dan segala bentuk penegakan hukum garda terdepan menjadi tanggung jawab Polri, jadi informasi intelijen terkait ancaman gangguan keamanan termasuk terorisme, kami berikan pada Polri untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.


Pengumuman Mayat Noordin Apa Bukan Akan Di Lakukan Besok

VIVAnews – Kepolisian RI mengundang para wartawan untuk datang ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur besok, Rabu 12 Agustus 2009 pukul 09.00 WIB. Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna mengatakan akan ada dua acara terkait para tersangka teroris.

Pertama, “jenazah akan diserahkan ke keluarga,” kata Nanan Soekarna di Markas Besar Kepolisian RI, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2009.

Selain itu, “kami juga akan menyampaikan siapa jenazah yang bersangkutan karena tim dokter hari ini telah menuntaskan pemeriksaan,” tambah Nanan. Polisi, tambah dia juga akan ditayangkan mekanisme dan kejadian bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009.

Siapa jenazah yang akan diserahkan? Nanan memilih tutup mulut. “Besok, besok, besok,” kata dia.

Penelusuran VIVAnews, sampai saat ini ada lima tersangka teroris yang disimpan di RS Polri, Kramat Jati. Dua dari lima jenazah adalah, Dani Dwi Permana (18), bomber Hotel JW Marriott dan Ikwan Maulana dari Pandeglang, bomber Hotel Ritz Carlton.

Selain itu, dari penggerebekan di dua tempat yakni Desa Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah dan Perumahan Puri Nusaphala, Kelurahan Jati Luhur, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, polisi memasukan tiga jenazah tersangka teroris.

Dari Jatiasih, yakni jenazah Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono alias Eko ‘peyang’.

Yang terakhir dan yang paling jadi polemik adalah jenazah yang tewas dalam penggerebekan polisi di Temanggung.

Jenazah itu yang diduga sebagai gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top.

Belakangan, itu dikabarkan tak terbukti. Bahkan muncul dua nama, yakni Ibrohim, florist Hotel Ritz Carlton dan Reno alias Tedi alias Mubarok, yang merupakan orang kedua setelah Azhari yang pandai meracik bom, yang justru diduga tewas. Siapa jenazah lelaki misterius itu?

SUMBER: http://nasional.vivanews.com/news/read/82013-besok__polri_serahkan_jenazah_ke_keluarga


Noordin M Top Hilang Hanya 2 Menit

Jakarta – Dedengkot otak pemboman Noordin M Top hingga kini masih berkeliaran di Indonesia. Meski sudah bertahun-tahun dikejar, Noordin belum juga berhasil ditangkap. Kenapa?

Noordin dikenal sangat licin. Perekrut teroris ini begitu lihai mengelabuhi polisi. Bahkan, bila ketahuan polisi, ia bisa secepat ‘kilat’ menghilang.

Mantan investigator Bom Bali Hermawan Sulistyo menuturkan, Noordin pernah hampir ditangkap di Semarang, Jawa Tengah. Namun polisi gagal meringkusnya karena ia tiba-tiba menghilang.

“Saat di Semarang saja dia (Noordin) sudah berpapasan sama polisinya. Habis itu dikejar dalam hitungan 2 menit hilang di depan publik,” jelas Kiki, panggilan akrab Hermawan, ketika dihubungi detikcom, Rabu (22/7/2009).

Menurut Kiki, Noordin susah ditangkap karena bekerja dengan sistem sel. Dalam sistem ini, masing-masing sel saling lepas. Tapi di atasnya ada yang melakukan kontak antarsel.

“Kalau yang satu ketangkap dan diperiksa, satunya dicari, begitu yang lain tahu ya langsung kaburlah dia. Apalagi, orang Indonesia terkenal suka bicara dan susah menjaga rahasia,” ujar Kiki.

Apa ada yang menjadi backing Noordin M Top, karena dia selalu kabur saat nyaris ditangkap polisi?

“Ya nggak lah. Memang susah. Karena jaringan itu tinggal di satu tempat tetangganya kan nggak tahu. Dia dilindungi jaringannya,” jawab Kiki, panggilan akrabnya.

Jadi Hermawan menyarankan sebaiknya masyarakat awas dan peduli dengan adanya pendatang di sekitarnya. Termasuk mengenali tetangga-tetangga terdekatnya.

http://www.detiknews.com/read/2009/07/22/120149/1169300/10/noordin-m-top-bisa-menghilang-dalam-hitungan-2-menit


11 Agustus 1968 Adalah Hari Ulang Tahun Noordin M Top


Noordin lahir 11 Agustus 1968 di Kluang Johor, Malaysia. Dia adalah sarjana dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Noordin berkenalan dengan gerakan Jamaah Islamiyah (JI) saat mengajar di Ponpes Luqmanul Hakiem di Johor.

Saat Malaysia melakukan penggerebekan besar-besaran pada anggota JI pasca serangan WTC 11 September 2001 , Noordin dan sahabatnya yang dikenal sebagai ahli bom, Dr Azahari, kabur ke Indonesia. Noordin memilih mendarat di Riau, kampung halaman istrinya, Siti Rahma.

Setelah itu, Noordin menghilang sembari mematangkan plot terornya. Belakangan dia diketahui menikahi Munfiatun di Pasuruan pada 2004. Setelah itu Noordin menghilang lagi dan disebut-sebut menikahi Arina, warga Cilacap.

AS mencatat Noordin sebagai ‘ahli bahan peledak’. Noordin juga digambarkan sebagai “anggota, perekrut, pembuat bom, dan pelatih di JI”. Dia diduga terlibat dalam berbagai pemboman di Indonesia yaitu pemboman JW Marriott pada 2003, Kedubes Australia pada 2004, Bali tahun 2005 dan JW Marriott serta Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009.

Pengamat intelijen Dynno Chressbon meyakini, pantura Jawa — tepatnya perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat — adalah lokasi yang disukai Noordin untuk bersembunyi. Wilayah pantura dipercaya membuat Noordin dengan mudah mendapat akses langsung ke basisnya.

Lewat jalur laut, Noordin bisa langsung mengakses basisnya di Banten dan kemudian dari situ dia bisa langsung ke basis di Lampung. Sedangkan lewat jalur darat, Noordin bisa melalui jalur selatan untuk menuju ke basisnya di Yogya.

“Itu menurut dia jalur paling aman, karena ada 400 ponpes eks-Mujahidin Afghanistan di jalur itu,” begitu kata Dynno.


Ternyata Bukan Foto Noordin M Top

Ternyata foto korban yang mati di temanggung Bukan Noordin M Top.Baca selengkapnya…Jakarta – Foto mayat seorang pria dengan kepala terbelah heboh di internet. Foto ini awalnya diklaim sebagai foto jenazah teroris yang tewas dalam perburuan Noordin M Top di Temanggung, Jawa Tengah. Namun belakangan diduga foto itu palsu.

Kisah kepala teroris yang tewas dalam perburuan Densus 88 di Temanggung itu terbelah, awalnya diungkap oleh pengamat intelijen Dinno Cressbon. “Terbelah di belakang kepala sampai depan jidat,” kata Dynno Chressbon, pengamat intelijen yang telah melihat foto jenazah, dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (8/8/2009) pukul 18.15 WIB.


Secara fisik, ujar Dynno, jenazah memiliki dagu lebih lonjong jika dibandingkan sketsa wajah Noordin yang disebar polisi. Wajahnya tirus. “Penampilan secara fisik memakai kaos oblong warna coklat dan kalung,” ujar Dynno yang dekat dengan tim antiteror ini.

Dinno mengaku mendapatkan 30 foto pria yang diduga teroris yang tewas di Temanggung itu dari sumber kepolisian. Berdasarkan foto tersebut, Dinno yakin pria yang tewas dalam baku tembak Den 88 di Temanggung bukanlah Noordin M Top.

Tidak hanya Dinno yang meragukan Noordin M Top telah tewas. Direktur International Crisis Group (ICG) Sidney Jones juga meragukan Noordin M Top telah tewas. “Saya kira kemungkinan besar itu bukan dia (Noordin). Bukannya saya yakin itu bukan dia, tetapi kemungkinan besar bukan,” kata Sidney Jones saat dihubungi detikcom, Minggu (9/8/2009).

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Centre for Violence and Terrorism Singapura, Rohan Gunaratna. Ahli terorisme Singapura ini meyakinkan Noordin belum tewas.

Polisi sendiri hingga kini belum memberikan kepastian tentang tewasnya Noordin M Top. Kapolri Jenderal Hendarso Danuri (BHD) menyatakan identitas jenazah yang tewas di Temanggung itu masih menunggu hasil tes DNA.
Di tengah kesimpangsiuran itu kemudian foto pria dengan kepala terbelah muncul di internet. Sejumlah blog memposting foto jenazah pria dengan kepala terbelah itu dan mengklaimnya sebagai foto jenazah yang diduga teroris yang tewas di Temanggung.

Situs Arrahmah yang pernah menampilkan foto eksklusif jenazah trio bom Bali, Amrozi, Muklas dan Imam Samudera juga menayangkan foto tersebut. Situs yang membawa slogan ‘Filter Your Mid, Get The Truth’ itu menayangkan foto itu dengan memberi judul “Konon, Ini Dia Foto Korban Yang Di Klaim Nurdin M Top !”. Isi berita di bawah foto itu merupakan berita yang dikopi dari detikcom yang sebenarnya tidak disertai foto.
Selain arrahmah, banyak blog dan situs lainnya yang juga menampilkan foto yang sama dan mengklaimnya sebagai foto pria yang diduga teroris yang tewas di Temanggung.

Setelah foto itu marak beredar, belakangan muncul dugaan kalau foto tersebut palsu. Pembaca detikcom menyatakan foto dengan kepala terbelah itu adalah foto remaja yang bunuh diri yang terjun dari menara pada 21 Juli 2009 di Gorontalo. Foto tersebut juga pernah diposting di kaskus pada 22 Juli 2009 pukul 12:56 WIB dengan judul ‘Mahasiswa Terjun dr Menara’.

Kini sejumlah forum dan blog di internet ramai membahas foto tersebut. Ada yang menduga foto tersebut bukan foto asli alias direkayasa.

Hingga kini pihak kepolisian belum ada yang memberi klarifikasi. Bagaimana kebenarannya? Waktu akan membuktikannya. Mari kita tunggu. (iy/yid)


Noordin M Top Masih Hidup

Akhirnya terbukti setelah di lakukan tes DNA,Noordin M Top masih hidup,baca selengakapnya di Hasil Tes DNA Ternyata Bukan Noordin M Top

Analisa Pertama :

Penyerbuan ke temanggung itu sudah di rencanakan polisi sejak jauh hari, karna dulu di situ ada anggota teroris yg bernama tatag , yang di tangkap polisi. dan Polisi sebelum mengepung rumah itu, mereka sudah mengintai jauh-jauh hari sebelum pengepungan. dan hal itu sudah tentu membuat curiga teroris yang berada di rumah tersebut. dan saya juga berfikir, MANA MUNGKIN SEORANG TERORIS NOMOR SATU DI INDONESIA AKAN MENEMPATI LAGI RUMAH YANG MANA DULU PERNAH DI KEPUNG POLISI !!!??? .

Analisa kedua :

Ketika pengepungan terjadi, polisi memperkirakan ada 4 orang di dalamnya, itu juga di yakini Wartawan karna melihat ada sosok bayangan yang mengintip lewat jendela dan di yakini ada lebih dari satu orang. namun yang terjadi setelah pengepungan, hanya satu mayat saja di dalamnya,, DI MANAKAH 3 ORANG LAINNYA ??? DAN BAYANGAN SIAPAKAH DI DALAM RUMAH TERSEBUT??? DAN SOSOK SIAPAKAH YANG TEREKAM OLEH ROBOT PENGINTAI ??? APAKAH MUNGKIN MEREKA BISA LOLOS ??? . dan sempat terfikir oleh saya, bahwa mereka kabur lewat JALAN BAWAH TANAH. atau juga orang yang di dalamnya memainkan Skenario seakan-akan ada banyak orang di dalamnya.
Menurut al-chaidar sebagai pengamat intelijen, Seorang NOORDIN M TOP TIDAK PERNAH SENDIRIAN DAN DIA SELALU BERSAMA ANGGOTA TERORIS LAINNYA. Dan Noordin M Top SELALU MEMAKAI ROMPI BOM . dan juga tidak mungkin SEORANG NOORDIN M TOP saat di tanya ketika pengepungan, dia mengaku ” SAYA NOORDIN M TOP ” . Tanyakan alibi anda ?????

baca berita keraguan al-chaidar di sini : http://www.metrotvnews.com/index.php…-Noordin-Tewas

Analisa ketiga :

KEBODOHAN WARTAWAN SCTV YANG MENDATANGI RUMAH TERSEBUT, SATU HARI SEBELUM PENGEPUNGAN !!!

Saya ibaratkan gini, Jika anda yang menjadi buronan polisi, lantas tiba-tiba ada orang yang mendatangi rumah anda, TENTU ANDA SUDAH CURIGA, AKAN ADA YANG TIDAK BERES !!!, Apalagi Teroris sekaliber Noordin M Top. dan bisa jadi setelah wartawan datang ke rumah tersebut, noordin m top sudah kabur pada hari itu juga. APALAGI SATU HARI SEBELUM PENGEPUNGAN, WARTAWAN SCTV SEMPAT FOTO-FOTO RUMAH TERSEBUT !!!
lihat beritanya, BAGAIMANA WARTAWAN SCTV MELIPUT RUMAH TERSEBUT SATU HARI SEBELUM PENGEPUNGAN :

DENGARKAN BAIK-BAIK VIDEO INI !!! REPORTERNYA BILANG !!! ” GAMBAR INI KAMI AMBIL SATU HARI SEBELUM PENGGEREBEKAN BERLANGSUNG !!! ”

UPDATE :

Kata Wartawan yang bersangkutan katanya ” GAK SENGAJA !!! CUMA KEBETULAN AJA !!!

Analisa keempat :

Ketika pengepungan, polisi sudah Berhasil Masuk kedalam rumah, namun keluar lagi, karna menurut ROBOT PENGINTAI ada sebuah BOM yang melekat di tubuh Noordin M Top. tetapi setelah polisi berhasil masuk ternyata TIDAK DI TEMUKAN BOM DI DALAMNYA. lantas gambar siapakah yang terekam oleh robot pengintai tersebut ??? DAN SCTV DAN TV ONE SEMPAT MEMBERITAKAN ADANYA SEORANG SANDERA ” ANAK KECIL ” KARNA MENURUT ROBOT PENGINTAI, TERLIHAT ADA SEORANG ANAK KECIL ??? NAMUN TERNYATA TIDAK ADA !!! ” LANTAS GAMBAR SIAPA YG TEREKAM ITU ??? APAKAH ITU HANYA ” KEBOHONGAN MEDIA SAJA ? ” !!

Analisa kelima :

Polisi mengepung rumah tersebut sejak sore hari sampai pagi, kira-kira 18 jam-an kurang lebih, sampai begitu lamanya Polisi mengepung tempat tersebut, memungkinkan pelaku teroris mencari jalan keluar, BISA JADI ADA JALAN KHUSUS TEMPAT LARI NYA Noordin M Top. Siapa yang tahu ??? 18 Jam adalah waktu yang panjang untuk memungkinkan seorang Buronan MELARIKAN DIRI. DAN TIDAK ADA TERIAKAN ASMA ALLAH KETIKA POLISI MENEMBAKINYA, MANA MUNGKIN Noordin M Top YANG BERNIAT MATI SYAHID (MENURUT DIA MATI SYAHID) TAPI GAK BERTERIAK “ALLAHUAKBAR ATAU ASMA ALLAH ???

Analisa keenam :

senjata yang di gunakan oleh pelaku untuk melawan densus 88, hingga kini belum juga di konfirmasikan oleh polisi, senjata apakah yang di pakai pelaku ??? dan jenis apa ??? (Sempat di katakan media katanya memakai handgun) kita liat saja nanti, media benar atau tidak ?

Analisa ketujuh :

Pada pukul 17.30 terjadi baku tembak dari “teroris” dan densus 88 , pada saat itu keluarlah “dua orang” dari rumah tersebut dengan menggunakan “granat kecil” di tangannya, makanya polisi menembaki dua orang itu. Dan tutur seorang “warga” , dua orang yg di tembak itu sudah di masuki ke dalam “mobil”
. Pertanyaan saya : MENGAPA HANYA SATU WARGA YANG TAU, PADAHAL SEJAK JAM 17 ITU, BAIK WARTAWAN MAUPUN WARGA SUDAH “LUMAYAN” BANYAK YANG BERDATANGAN ??? KATANYA DUA ORANG ITU DI BAWA KE MOBIL, NAMUN MOBIL YANG MANA ??? TERUS LEWAT JALAN MANA ??? KARNA SEJAK PUKUL 17 ITU BARU ADA DUA MOBIL POLISI, BARU SETELAH PUKUL 23.00, MOBIL GEGANA DATANG KE LOKASI.

Liat beritanya di sini :
http://www.republika.co.id/berita/67…duga_tertembak

TAMBAHAN :

HAL UNIK YANG TERJADI :

SEMUA KEJADIAN BERKAITAN DENGAN ANGKA 8,

POLISI : DENSUS 88
TANGGAL : 8
BULAN : 8
KAMAR YANG DI PESAN DI RITZ CARLTON : 1808
PENYERBUAN BERAKHIR : 18 JAM , (termasuk masa penyisiran tempat atau lokasi)
Noordin M Top Lahir Bulan : 8 , dan tahun : 68

HOT TERKINI, KEBOHONGAN MEDIA TERUNGKAP !!! :

– TV ONE MENGUBAH JUDUL BERITA UTAMANYA DARI YANG SEMULA ” MATINYA GEMBONG TERORIS ” SEKARANG MENJADI JUDUL ” AKHIR PERJALANAN GEMBONG TERORIS ???
– SCTV DAN TV ONE SEMPAT MEMBERITAKAN ADANYA SEORANG SANDERA ” ANAK KECIL ” KARNA MENURUT ROBOT PENGINTAI, TERLIHAT ADA SEORANG ANAK KECIL ??? NAMUN TERNYATA TIDAK ADA !!!
– kompas..com – Tim polisi antiteror sebenarnya sudah pernah demikian dekat dengan buronan teroris Noordin M Top (40) tiga tahun lalu. Ketika itu, Sabtu, 29 April 2006 di Desa Binangun, Wonosobo, Jawa Tengah, polisi baku tembak sejak dini hari sekitar dua jam. Namun, warga negara Malaysia kelahiran Kluang Johor, Malaysia, 11 Agustus 1968 itu berhasil lolos dengan luka tembak di kakinya. ”


Hasil Tes DNA Ternyata Bukan Noordin M Top

JAKARTA-MI: Jasad yang tewas diberondong tembakan saat pengepungan rumah di Temanggung, Jawa Tengah, ternyata bukan Noordin M Top. Hasil pemeriksaan DNA dan pencocokan DNA dengan anak Noordin M Top ternyata tidak sama.

Demikian informasi yang diperoleh Media Indonesia dari RS Polri dan dua orang polisi di Mabes Polri. “Hasil pemeriksaan DNA ternyata bukan Noordin M Top,” ujar polisi yang enggan disebut namanya itu, Minggu (9/8).

Diduga, Noordin M Top kabur saat tengah malam, saat polisi mengepung rumah Muhzahri yang diduga sebagai tempat Noordin bersembunyi. Karena posisi rumah yang strategis dan suasana sangat gelap, Noordin kemungkinan merayap di tanah. Dia merayap hingga keluar dari kepungan polisi, dan membaur dengan masyarakat yang menonton, kemudian kabur.

Dugaan Noordin M Top berada di rumah itu sebelumnya juga dikuatkan oleh keterangan Aris dan Hendra yang ditangkap polisi satu jam sebelum pengepungan. Aris dan Hendra merupakan orang kepercayaan Noordin M Top, yang biasa menjadi ajudan atau pengawal Noordin.

Selain itu, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Sabtu (8/8) sore, dalam jumpa pers mengatakan, “Polisi menduga ada dua orang di dalam rumah itu. Namun, setelah penyergapan usai, ternyata hanya satu orang saja.”

Dikatakan Bambang, polisi memang sangat berhati-hati dalam penyergapan di Temanggung karena belajar dari kasus penyergapan Dr Azhari, di mana Azhari melilitkan bom di tubuhnya. Sehingga, polisi pun berhati-hati saat menyergap Noordin M Top, yang diduga memegang bom atau memakai jaket rompi bomnya itu.

Dari hasil pemeriksaan luar jasad yang tewas di Temanggung itu, diduga jasad itu adalah Ibrahim alias Boim, florist di Hotel JW Marriott Jakarta yang diduga terlibat dalam ledakan bom di hotel itu, 17 Juli lalu. Wajah yang sudah membengkak itu dilihat sangat mirip dengan Boim.

RS Polri pun sudah mengambil sampel DNA keluarga Boim. Juga, mengambil DNA keluarga teroris lainnya.

“Yang jelas, kita ambil sampel DNA keluarga Boim, karena dari wajah teroris ada kemiripan dengan Boim. Selain itu, untuk mempercepat waktu, kita juga mengambil DNA keluarga teroris lainnya,” ujar seorang polisi yang enggan disebut namanya.

Kadiv Humas Polri Irjen Nanan Soekarna yang dikonfirmasi soal pemeriksaan DNA jasad yang diduga Noordin M Top, menyatakan bahwa pemeriksaan DNA belum selesai. Soal ada informasi soal jasad itu bukan Noordin M Top, Nanan juga enggan mengomentari.

“Pemeriksaan belum selesai. Jadi, kita belum bisa sebut siapa identitas jasad itu,” ujar Nanan

SUMBER:
http://www.detiknews..com/read/2009/08/09/195419/1180170/10/mayat-teroris-itu-ibrohim-bukan-noordin-top

http://www.mediaindonesia.com/read/2009/08/08/89567/17/1/-Jasad-di-Temanggung-Ternyata-bukan-Noordin-M-Top-tapi-Mirip-Ibrohim
http://nasional.kompas..com/read/xml/2009/08/09/01431978/Ahli.Singapura.Noordin.Belum.Tewas


Teroris Di Temanggung Tak Satupun Yang Mirip Noordin M Top

Jakarta – Pengamat intelijen Dynno Chressbon meyakini tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan di Temanggung bukan Noordin M Top.

Hal ini bisa dilihat dari bentuk wajah dan grafis yang berbeda dengan grafis sketsa yang disebar dan dipublikasikan oleh kepolisian.

“Karakteristik wajahnya berbeda. Sosoknya seperti orang Jawa,” kata Dynno pada detikcom , Sabtu (8/8/2009) pukul 16.50 WIB.

Dynno meyakini hal ini karena telah menyaksikan foto korban tewas tersebut dari sumber di kepolisian. “Kalau mau pastinya kita tunggu pemeriksaan DNA,” kata Dynno.

Sebelumnya Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duaji menyatakan, pihaknya tak mau buru-buru menyimpulkan bahwa jenazah korban tewas adalah Noordin. Pihaknya masih menunggu tes DNA.

Dynno juga menyatakan bahwa tersangka teroris yang tewas di Temanggung hanya satu orang. “Kalau ada berita yang tewas dua, itu tak benar. Hanya satu,” ujarnya. (nvc/nrl)


Baasyir Mengatakan Penyergapan Noordin M Top Sandiwara

SOLO – Kesuksesan Mabes Polri melakukan penyergapan terhadap gembong teroris Noordin M Top di sebuah rumah di Dusun Beji, Desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, masih dipertanyakan berbagai pihak. Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Abu Bakar Baasyir menyebut penyergapan ini sebagai sandiwara belaka.

“Penyergapan yang dilakukan polisi di Temanggung merupakan skenario yang disusun rapih yang sengaja ditunjukkan oleh polisi,” kata Baasyir di kantor Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Solo, Sabtu (8/8/2009).

Pasalnya, lanjut Baasyir, selama ini rekayasa yang dibuat polisi dengan menciptakan sebuah nama sebagai dalang yang melakukan pengeboman, tidak pernah tertangkap.

Sehingga skenario itu sengaja dibuat agar terlihat kesungguhan kerja Polri, baik di dalam negeri maupun luar negeri dalam menuntaskan kasus teroris yang didalangi tokoh yang mereka ciptakan sendiri, yaitu Noordin M Top.

“Ini terlihat dari penyergapan yang berlebihan. Masa untuk menangkap satu orang saja, membutuhkan waktu 17 jam lamanya,” tukas Baasyir.

“Satu orang saja kalau dipentung kan kelenger. Masa harus mengerahkan segitu banyak untuk menangkap satu orang saja. Kelihatan sekali lah,” lanjutnya lagi.


Tanggapan Keluarga Noordin M Top di Malaysia

VIVAnews – Detasemen Khusus 88 Antiteror mengepung sebuah rumah di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Sabtu 8 Agustus 2009. Kekuatan penuh polisi ditujukan untuk menangkap satu orang, Noordin M Top. Dalam penggerebekan itu, satu orang yang diduga Noordin tewas.

Dimintai tanggapan, keluarga istri pertama Noordin M Top, Siti Rahma di Sungai Tiram, Johor Bahru, Malaysia, menolak. “Kami belum dapat laporan. Info baru dari awak [anda],” kata seorang perempuan berkeruduh di balik jendela kepada tvOne, Sabtu 8 Agustus 2009.

Ketika ditanya nama, perempuan tersebut tak menjawab. Lalu ketika dikonfirmasi apakah dia Siti Rahma, perempuan tersebut membantah. “Saudaranya,” kata dia.

Sementara, orang-orang di sekitar Pesantren Lukmanul Hakim, tempat Noordin M Top pernah menjadi pengajar, menolak dikonfirmasi. Demikian pula dengan orang-orang di sekitar rumah orang tua Noordin. Mereka takut ditangkap polisi Malaysia jika memberikan informasi soal Noordin.

Pasca berita penyergapan Noordin, Kepolisian Malaysia menunggu informasi soal pimpinan sempalan Jamaah Islamiyah (JI) tersebut. Kepala Kepolisian Malaysia, Jenderal Tan Sri Musa Hassan mengatakan Malaysia menawarkan bantuan pada Indonesia, jika benar orang yang tertembak itu adalah Noordin M Top.

“Saya tidak bisa memberi tanggapan soal kejadian itu, Saya belum mendapatkan informasi dari rekan kita di Indonesia,” kata dia seperti dikutip laman Bernama, Sabtu 8 Agustus 2009.

Meski demikian, kata Musa Hassan, Malaysia tetap berkomunikasi dengan kepolisian Indonesia. “Termasuk mengidentifikasi orang yang tertembak itu, dia Noordin atau bukan,” tambah dia.

*******

Istri pertama Noordin, Siti Rahma berasal dari Riau. Dia adalah saudara kandung Mohammad Rois, anggota Jamaah Islamiyah yang juga guru di Luqmanul Hakiem, pesantren tempat Noordin M Top pernah mengajar. Saat ini Siti Rohma dan keluarganya diketahui tinggal di daerah Sungai Tiram, Johor Bahru, Malaysia. Mereka tinggal di negeri jiran mulai tahun 2005.

Menurut informasi, selama ini keluarga Noordin di Malaysia berjualan kue-kue dan makanan kecil untuk bertahan hidup. Mertua Noordin, Rusdi melanjutkan pekerjaan lamanya. Sejak masih berkerja di pesantren Lukmanul Hakim, mertua Noordin memang diketahui membuka kedai `sampah` atau berjualan makanan ringan di lingkungan pesantren.

Pasca Lukmanul Hakim ditutup, mertua dan istri Noordin kemudian tinggal di Riau dan menetap di Pendekar Bahan yang berjarak sekitar 85 kilometer dari Bagan Siapi-api ibukota Rokan Hilir atau sekitar 290 kilometer dari Pekanbaru.

Selain dengan Siti Rahma, Noordin juga menikah dengan Munfiatun, perempuan asal Pecangakan Kulon, Jepara.

Yang terakhir, jejak cinta Noordin tercium di Cilacap, Jawa Tengah. Di Cilacap, Noordin menikah dengan Ariani Rahma alias Arina, gadis asal Desa Pesuruan, Kecamatan Binangun, Cilacap.
• VIVAnews